Seorang Pembaharu: Muda dan Membawa Perubahan

Yuk, kita berkenalan dengan Kimberly, Jennifer, dan Ara, tiga sosok muda inspiratif yang pernah menjadi The Young Changemaker dalam program yang digagas Ashoka, sebuah organisasi global yang mendukung para pembaharu atau wirausaha sosial di 85 negara.

Kimberly dan Jennifer menginisiasi produk minuman alternatif ‘SODA PINK’ karena prihatin akan kesukaaan teman-temannya di sekolah terhadap minuman bersoda yang memiliki kandungan gula sangat tinggi. Selain itu, dampak dari perilaku konsumsi makanan yang tidak bergizi ini sudah nampak di sekolah di mana terdapat teman sebayanya yang kelebihan berat badan atau obesitas bahkan mengidap penyakit diabetes.

Proses pembuatan Soda Pink berbahan dasar belimbing wuluh bukanlah tanpa halangan. Dari rasa hingga penerimaan siswa lain pun berkali-kali tidak sesuai harapan. Dengan dukungan dari pihak terkait di SMP St. Maria Surabaya, Kimberly dan Jennifer tidak menyerah. Mereka menyempurnakan Soda Pink hingga menjadi produk yang saat ini tersedia di sekolah walaupun masih terbatas hanya pada kegiatan tertentu. Mereka berharap, nantinya Soda Pink bisa tersedia lebih luas supaya remaja seusia mereka bisa menikmati pilihan yang lebih sehat namun nikmat. Sangat inspiratif, ya!

Selanjutnya, Ara Kusuma yang meraih gelar Young Changemaker 2018 saat usianya belum genap 11 tahun. Ara bekerjasama dengan warga Desa Sukorejo, sebuah sentra peternakan sapi perah di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah dalam mengembangkan konsep incorporated village untuk memanfaatkan potensi sapi perah demi meningkatkan perekonomian warga sekitarnya. Keren banget, kan?

Ara menamakan proyek yang digagasnya MOO’S PROJECT. Proyek ini berfokus mengolah semua potensi ekonomi yang ada pada sapi mulai dari susu, daging, kotoran, urin, pengolahan biogas, hingga agrowisata dan penghijauan. Selain itu, Ara juga berupaya supaya anak-anak desa menjadi suka minum susu murni, awalnya mereka nggak suka minum susu karena rasa dan baunya yang dianggap kurang enak. Ara lalu mendekati warga desa dan mengajak para ibu di sana untuk mengolah susu menjadi lebih enak dan menarik untuk dikonsumsi. Susu dicampur dengan coklat, buah, atau ditambahkan dalam menu sehari-hari seperti membuat dadar telur dengan tambahan susu. Ara juga bermain bersama anak-anak desa sehingga mereka mau minum susu yang banyak tersedia di desa mereka.

Nggak heran kalau proyek inisiatif ini membuat nama Ara dikenal luas dan mengantarkannya menjadi salah satu anggota termuda dalam jaringan Young Changemaker yang digagas Ashoka.

Kamu juga bisa seperti mereka. Jadilah ‘Saya Pemberani’ dengan mengikuti ‘Nutri Young Leader’ sekarang!